Senin, 16 November 2015

Juknis Pendataan Peserta Ujian Nasional (UN) 2016

Juknis Pendataan Peserta Ujian Nasional (UN) 2016 - Petunjuk teknis ini disusun dalam rangka memberikan arahan dan pedoman secara teknis bagi panitia UN di tingkat provinsi, kota/kab, dan sekolah, sehingga data yang diperoleh mampu meningkatkan kualitas dan aksesbilitas, akuntabilitas serta kredibilitas sistim Ujian Nasional.
Petunjuk teknis ini mencakup : (1) Penjelasan Umum, (2) Tugas dan tanggungjawab, (3) Mekanisme, dan (4) Jadwal pendataan.
II.  PENJELASAN UMUM
Juknis Pendataan Peserta Ujian Nasional (UN) 2016 - Dalam rangka pendataan calon peserta Ujian Nasional (UN), panitia pendataan UN tingkat pusat memfasilitasi program pendataan. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah proses pendataan sehingga data yang dihasilkan lebih cepat, tepat, akurat, dan akuntabel.

Juknis Pendataan Peserta Ujian Nasional (UN) 2016

Berikut  ini  adalah  penjelasan  umum  beberapa  istilah  yang  digunakan  dalam  petunjuk teknis:
1.  Pendataan  adalah  proses  penyampaian  data  calon  peserta  ujian  nasional  sampai dengan diterbitkan kartu peserta ujian nasional oleh satuan pendidikan, meliputi: data satuan pendidikan, biodata siswa calon peserta ujian nasional, dan nilai rapor;
2.  Satuan  pendidikan  adalah  satuan  pendidikan  dasar  dan  menengah  yang  meliputi Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Pertama Terbuka (SMPT), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA)/Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK)/Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK),  Sekolah  Menengah  Atas  Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK), Sekolah Menengah Atas Terbuka (SMAT)
3.  Data satuan pendidikan adalah data yang berisi tentang informasi sekolah, antara lain: nama satuan pendidikan, kode satuan pendidikan, alamat satuan pendidikan, kurikulum satuan pendidikan, nama kepala satuan pendidikan, jumlah siswa, status sekolah, dst.;
4.  NPSN adalah Nomor Pokok Sekolah Nasional yang  ditetapkan oleh PDSP. NPSN
menjadi syarat bagi satuan pendidikan yang melaksanakan UN;
5.  NISN adalah Nomor Induk Siswa Nasional yang ditetapkan oleh PDSP. NISN menjadi syarat bagi siswa yang mengikuti UN akan digunakan sebagai acuan pengisian data nilai rapor;
6.  DAPODIK  adalah  data  pokok  pendidikan  untuk  jenjang  pendidikan  dasar  dan menengah yang merupakan sistem penjaringan data pokok pendidikan;
7.  EMIS   adalah   pendataan   pendidikan   Islam   dibawah   Ditjen   Pendidikan   Islam
Kementerian Agama;
8.  Biodata siswa calon peserta adalah informasi tentang identitas siswa, antara lain: nama siswa, tempat tanggal lahir, nomor peserta UN jenjang sebelumnya, nomor peserta gagal UN tahun sebelumnya yang mengulang, NISN dan seterusnya;
9. Kode kelas paralel adalah kode yang menunjukkan dimana siswa dikelompokkan berdasarkan kelas paralel, program studi (SMA), dan program studi keahlian (SMK);
10. Nomor induk adalah Nomor Induk Peserta Didik (NIPD) pada satuan pendidikan yang bersangkutan;
11. Daftar Calon Peserta (DCP) adalah daftar usulan calon peserta UN yang diterbitkan oleh  satuan  pendidikan  melalui  DAPODIK/EMIS,  sesuai  dengan  format  pendataan calon peserta UN diketahui dan disahkan oleh pengawas pada satuan pendidikan;
12. Verifikasi adalah pemeriksaan tentang kebenaran data calon peserta UN oleh satuan pendidikan;
13. Validasi adalah pernyataan kebenaran atas data calon peserta UN dengan dibubuhi tanda tangan kepala satuan pendidikan;
14. Daftar Nominasi Sementara (DNS) adalah daftar calon peserta UN setelah diverifikasi;
15. Daftar Nominasi Tetap (DNT) adalah daftar peserta UN yang sudah divalidasi dan memiliki nomor peserta ujian nasional;
16. Kartu Peserta adalah kartu tanda bukti keabsahan peserta ujian nasional;
17. Petugas pengolah data adalah orang yang ditunjuk dan ditetapkan oleh pejabat yang berwenang sebagai pengelola data UN;
18. Hak akses adalah kewenangan mengubah dan atau memanfaatkan data hanya untuk kepentingan UN.
III. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
A.  Panitia Pendataan UN Tingkat Pusat
Panitia Pendataan UN Tingkat Pusat mempunyai tugas dan tanggungjawab sebagai berikut:
1.  Merencanakan dan mengkoordinasikan pendataan calon peserta UN;
2.  Mengembangkan sistem pendataan;
3.  Menetapkan jadwal pendataan;
4.  Mengkoordinasikan pendataan calon peserta UN secara nasional;
5.  Menjaga kualitas dan validitas data;
6.  Memelihara data peserta dan sistem informasi pendataan UN secara online;
7.  Membuat standarisasi kode UN;
8.  Menetapkan satuan pendidikan peserta UN;
9.  Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan proses pendataan;
10. Mengelola hak akses tingkat nasional dan provinsi.
B.  Panitia Pendataan UN Tingkat Provinsi
1.  Kepala dinas pendidikan provinsi menugaskan dan menetapkan petugas pengelola data dalam kepanitiaan pendataan UN Tingkat Provinsi.
2.  Petugas pengelola data UN berkoordinasi dengan petugas pendataan DAPODIK
dan EMIS.
3.  Panitia Pendataan UN Tingkat Provinsi :
a.  Mendaftarkan  satuan  pendidikan  baru,  memverifikasi  dan  memberi  kode.
Menyampaikan usulan ke panitia pendataan UN tingkat pusat satuan pendidikan yang  sudah  tidak  beroperasi  atau  tutup  dari  usulan  panitia pendataan  UN Tingkat Kabupaten/Kota;
b.  Mengkoordinasikan pendataan calon peserta UN, pengelolaan DNS, revisi, dan validasi data;
c.   Memproses Nomor Peserta UN;
d.  Mencetak  dan  mendistribusikan  DNT  beserta  Kartu  Peserta  UN  ke  satuan pendidikan melalui panitia pendataan UN Tingkat Kabupaten/Kota;
e.  Memelihara data peserta ujian nasional SMP/MTs, SMA/MA/SMAK/SMTK, dan
SMK;
f.Mengelola hak akses data UN kabupaten/kota dan satuan pendidikan untuk keperluan UN.
C.  Panitia Pendataan UN Tingkat Kabupaten/Kota
1.  Kepala dinas pendidikan kabupaten/kota menugaskan dan menetapkan petugas pengelola data UN tingkat kabupaten/kota.
2.  Petugas pengelola data UN berkoordinasi dengan petugas pendataan DAPODIK
dan EMIS.
3.  Panitia pendataan UN tingkat Kabupaten/Kota :
a.  Mendata   satuan   pendidikan   yang   memiliki   kelas/tingkat   tertinggi   dan mengidentifikasi satuan pendidikan berdasarkan jenjang akreditasi;
b.  Menyampaikan usul satuan pendidikan baru, tidak beroperasi, dan tutup, ke panitia  pendataan  UN  tingkat  pusat  melalui  panitia  pendataan  UN  tingkat propinsi;
c.   Melakukan pemutakhiran data satuan pendidikan peserta UN;
d.  Melakukan pemutakhiran data peserta UN yang mengulang  atau tidak lulus tahun sebelumnya dengan memasukan nomer peserta UN tahun sebelumnya berdasarkan usulan dari satuan pendidikan;
e.  Mencetak dan mendistribusikan lembar verifikasi data DCP untuk diverifikasi satuan pendidikan dan disahkan oleh pengawas;
f.   Mengunggah data DCP hasil verifikasi ke server UN Pusat;
g.  Mengunduh data DNS dari server UN Pusat;
h.  Mencetak dan mendistribusikan DNS ke satuan pendidikan penyelenggara UN
untuk dilakukan verifikasi;
i.    Menerima data hasil revisi dan validasi DNS;
j.    Memelihara arsip hasil verifikasi DNS;
k.   Menerima  DNT  dan  Kartu  Peserta  UN  dari  panitia pendataan UN tingkat provinsi serta mendistribusikannya ke satuan pendidikan penyelenggara UN;
l.    Mengelola hak akses data UN satuan pendidikan untuk keperluan UN.
D.  Panitia Pendataan UN Tingkat Satuan Pendidikan
1.  Kepala satuan pendidikan menugaskan dan menetapkan petugas pengelola data
UN dalam kepanitiaan pendataan UN tingkat satuan pendidikan.
2. Melaporkan peserta yang mengulang atau tidak lulus satuan pendidikan tahun sebelumnya kepada panitia pendataan UN tingkat Kota/Kab dengan mencatumkan nomor peserta lama.
3.  Melakukan  pendataan  dan  pemutakhiran  data  calon  peserta  UN  secara  online sesuai prosedur DAPODIK/EMIS dan ketentuan lain yang ditetapkan oleh panitia pendataan UN.
4.  Mengunduh DCP dari DAPODIK/EMIS dan menyerahkan data ke panitia pendataan
UN tingkat Kota/Kab.
5.  Menerima lembar verifikasi DCP dari panitia pendataan UN tingkat Kota/kab untuk diverifikasi dan dimutakhirkan.
6.  Menyerahkan data hasil verifikasi DCP ke panitia pendataan UN tingkat Kota/kab.
7.  Menerima lembar DNS dari panitia pendataan UN tingkat Kota/kab untuk diverifikasi dan dimutakhirkan.
8.  Menyerahkan data hasil verifikasi DNS yang sudah disahkan dan ditandatangani oleh Kepala satuan pendidikan ke panitia pendataan UN tingkat Kota/kab.
9.  Menerima  DNT  dan  Kartu  Peserta  UN  dari  panitia  pendataan  UN  tingkat
Kabupaten/Kota;
10. Kepala satuan pendidikan Penyelenggara UN menandatangani dan membubuhkan stempel pada Kartu Peserta UN yang telah ditempel foto peserta UN;
11. Kepala  satuan  pendidikan  mendistribusikan  kartu  peserta  kepada  siswa  yang berhak;
12. Mengelola data UN satuan pendidikan untuk keperluan UN.
IV. MEKANISME
Proses pengolahan data peserta ujian Nasional SMP/MTs, SMA/MA/SMAK/SMTK, dan
SMK, sebagai berikut:
Gambar
A.  Satuan pendidikan mengunduh DCP dari server DAPODIK/EMIS;
B.  Satuan pendidikan menyerahkan DCP ke panitia pendataan UN tingkat Kota/Kab;
C.  Panitia pendataan UN tingkat Kota/kab mencetak verifikasi DCP dan mendistribusikan ke satuan pendidikan;
D.  Satuan Pendidikan mengembalikan data hasil verifikasi DCP ke panitia pendataan UN
tingkat Kota/kab;
E.  Panitia pendataan UN tingkat Kota/kab mengunggah data DCP ke server UN dan mengunduh kembali untuk mencetak dan mendistribusikan DNS;
F.  Satuan pendidikan mengembalikan data DNS hasil verifikasi ke panitia pendataan UN
tingkat Kota/kab untuk diunggah ke server UN;
G. Panitia pendataan tingkat Provinsi melakukan proses penomoran peserta UN, mencetak, dan mendistribusikan DNT dan kartu peserta ujian melalui panitia pendataan UN tingkat Kota/kab.
Juknis Pendataan Peserta Ujian Nasional (UN) 2016

 Jadwal Pendataan Ujian Nasional (UN) 2016




KEGIATAN

TANGGAL

KETERANGAN

Entry Data

s.d 31 Des

DAPODIK/EMIS

Pencetakan DCP

s.d 31 Des

Kabupaten/Kota

Pencetakan, distribusi, validasi dan verifikasi DNS


1 22 Januari 2016


Kabupaten/Kota

Cetak dan distribusi
DNT

s.d 31 Januari 2016

Provinsi

Cetak dan distribusi
KPU

s.d 7 Feb 2016

Provinsi

Pemeliharaan Provinsi

s.d 31 Mar 2016

Provinsi

Pemeliharaan Pusat

1 Apr 2016 selesai

Pusat
 

Juknis Pendataan Peserta Ujian Nasional (UN) 2016 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Pralistyaputra

0 komentar:

Posting Komentar